Al-Lail

Al-Lail Ayat 1

وَالَّيْلِ اِذَا يَغْشٰىۙ 1
Wal-laili iżā yagsyā.
Demi malam apabila menutupi (cahaya siang),
Tafsir:

Demi malam apabila menutupi cahaya siang. Malam yang gelap gulita dan hening menjadi waktu bagi manusia untuk beristirahat dari kepenatan kerja di siang hari.

⚠️

Temukan kesalahan penulisan?
Mohon bantu kami menjaga kesucian teks dengan melapor melalui Halaman Hubungi Kami.

Al-Lail Ayat 2

وَالنَّهَارِ اِذَا تَجَلّٰىۙ 2
Wan-nahāri iżā tajallā.
demi siang apabila terang benderang,
Tafsir:

Demi waktu siang apabila terang benderang oleh cahaya matahari sehingga manusia dapat beraktivitas dengan leluasa.

⚠️

Temukan kesalahan penulisan?
Mohon bantu kami menjaga kesucian teks dengan melapor melalui Halaman Hubungi Kami.

Al-Lail Ayat 3

وَمَا خَلَقَ الذَّكَرَ وَالْاُنْثٰىٓ ۙ 3
Wa mā khalaqaż-żakara wal-unṡā.
dan demi penciptaan laki-laki dan perempuan,
Tafsir:

Demi penciptaan laki-laki dan perempuan dari setetes mani. Manusia tidak mempunyai rekayasa apa pun dalam penciptaan kedua jenis ini. Semua diatur oleh Allah sesuai kebijaksanaan-Nya terhadap makhluk.

⚠️

Temukan kesalahan penulisan?
Mohon bantu kami menjaga kesucian teks dengan melapor melalui Halaman Hubungi Kami.

Al-Lail Ayat 4

اِنَّ سَعْيَكُمْ لَشَتّٰىۗ 4
Inna sa‘yakum lasyattā.
sesungguhnya usahamu benar-benar beraneka ragam.
Tafsir:

Demi ketiga hal itu, sungguh usahamu memang beraneka macam. Sebagian dari kamu memilih jalan ketaatan kepada Allah dan sebagian yang lain memilih durhaka.

⚠️

Temukan kesalahan penulisan?
Mohon bantu kami menjaga kesucian teks dengan melapor melalui Halaman Hubungi Kami.

Al-Lail Ayat 5

فَاَمَّا مَنْ اَعْطٰى وَاتَّقٰىۙ 5
Fa ammā man a‘ṭā wattaqā.
Siapa yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa
Tafsir:

Maka barang siapa memberikan hartanya di jalan Allah, seperti ke-pada fakir miskin, anak yatim, dan kebajikan lainnya, dan bertakwa kepada Allah dengan melaksanakan perintah-Nya dan menghindari larangan-Nya,

⚠️

Temukan kesalahan penulisan?
Mohon bantu kami menjaga kesucian teks dengan melapor melalui Halaman Hubungi Kami.

Al-Lail Ayat 6

وَصَدَّقَ بِالْحُسْنٰىۙ 6
Wa ṣaddaqa bil-ḥusnā.
serta membenarkan adanya (balasan) yang terbaik (surga),
Tafsir:

dan membenarkan adanya pahala yang terbaik, yaitu surga di akhirat, atau membenarkan kalimat tauhid dengan beriman kepada Allah dengan kukuh,

⚠️

Temukan kesalahan penulisan?
Mohon bantu kami menjaga kesucian teks dengan melapor melalui Halaman Hubungi Kami.

Al-Lail Ayat 7

فَسَنُيَسِّرُهٗ لِلْيُسْرٰىۗ 7
Fa sanuyassiruhū lil-yusrā.
Kami akan melapangkan baginya jalan kemudahan (kebahagiaan).
Tafsir:

maka akan Kami mudahkan baginya jalan menuju kemudahan dan kebahagiaan; menuju surga. Kami juga akan memudahkan jalannya untuk senantiasa beramal saleh dan taat kepada Kami.

⚠️

Temukan kesalahan penulisan?
Mohon bantu kami menjaga kesucian teks dengan melapor melalui Halaman Hubungi Kami.

Al-Lail Ayat 8

وَاَمَّا مَنْۢ بَخِلَ وَاسْتَغْنٰىۙ 8
Wa ammā man bakhila wastagnā.
Adapun orang yang kikir dan merasa dirinya cukup (tidak perlu pertolongan Allah)
Tafsir:

Dan adapun orang yang kikir terhadap hartanya dengan tidak memenuhi hak Allah dalam harta itu dan merasa dirinya cukup dengan apa yang dia punya sehingga tidak lagi memerlukan pahala dari Allah tidak mau beramal untuk kehidupan akhiratnya

⚠️

Temukan kesalahan penulisan?
Mohon bantu kami menjaga kesucian teks dengan melapor melalui Halaman Hubungi Kami.

Al-Lail Ayat 9

وَكَذَّبَ بِالْحُسْنٰىۙ 9
Wa każżaba bil-ḥusnā.
serta mendustakan (balasan) yang terbaik,
Tafsir:

serta mendustakan pahala yang terbaik, yaitu surga di akhirat; atau ingkar kepada Allah, hari akhir, dan apa yang Allah janjikan kepada mereka yang beramal saleh sehingga dia senantiasa melakukan maksiat,

⚠️

Temukan kesalahan penulisan?
Mohon bantu kami menjaga kesucian teks dengan melapor melalui Halaman Hubungi Kami.

Al-Lail Ayat 10

فَسَنُيَسِّرُهٗ لِلْعُسْرٰىۗ 10
Fa sanuyassiruhū lil-‘usrā.
Kami akan memudahkannya menuju jalan kesengsaraan.
Tafsir:

maka akan Kami mudahkan baginya jalan menuju kesukaran dan kesengsaraan. Kami tutup hatinya dari keinginan untuk berbuat kebajikan dan Kami tahan langkahnya untuk taat kepada Kami.

⚠️

Temukan kesalahan penulisan?
Mohon bantu kami menjaga kesucian teks dengan melapor melalui Halaman Hubungi Kami.

Al-Lail Ayat 11

وَمَا يُغْنِيْ عَنْهُ مَالُهٗٓ اِذَا تَرَدّٰىٓۙ 11
Wa mā yugnī ‘anhu māluhū iżā taraddā.
Hartanya tidak bermanfaat baginya apabila dia telah binasa.
Tafsir:

Dan hartanya tidak bermanfaat baginya apabila dia telah binasa dalam kemurkaan Allah. Allah tidak membutuhkan harta sebanyak apa pun. Hanya iman dan ketaatan, bukan harta, yang menyelamatkan seseorang dari azab Allah.

⚠️

Temukan kesalahan penulisan?
Mohon bantu kami menjaga kesucian teks dengan melapor melalui Halaman Hubungi Kami.

Al-Lail Ayat 12

اِنَّ عَلَيْنَا لَلْهُدٰىۖ 12
Inna ‘alainā lal-hudā.
Sesungguhnya Kamilah yang (berhak) memberi petunjuk.
Tafsir:

Sesungguhnya Kamilah yang memberi petunjuk kepada manusia sesuai dengan kebijaksanaan Kami agar mereka berjalan pada jalan yang benar demi kebaikan mereka di dunia dan akhirat,

⚠️

Temukan kesalahan penulisan?
Mohon bantu kami menjaga kesucian teks dengan melapor melalui Halaman Hubungi Kami.

Al-Lail Ayat 13

وَاِنَّ لَنَا لَلْاٰخِرَةَ وَالْاُوْلٰىۗ 13
Wa inna lanā lal-ākhirata wal-ūlā.
Sesungguhnya milik Kamilah akhirat dan dunia.
Tafsir:

dan sesungguhnya milik Kamilah kerajaan akhirat dan dunia. Kami yang mengatur urusan keduanya, sedangkan manusia tinggal menjalankan apa yang wajib baginya dan meninggalkan apa yang dilarang darinya.

⚠️

Temukan kesalahan penulisan?
Mohon bantu kami menjaga kesucian teks dengan melapor melalui Halaman Hubungi Kami.

Al-Lail Ayat 14

فَاَنْذَرْتُكُمْ نَارًا تَلَظّٰىۚ 14
Fa anżartukum nāran talaẓẓā.
Aku memperingatkanmu dengan neraka yang menyala-nyala.
Tafsir:

Maka, Aku memperingatkan kamu, wahai manusia, dengan neraka yang menyala-nyala dan panas tiada tara; itulah neraka Jahanam. Demikianlah cara Allah mendidik manusia, dengan memberi sanksi kepada pelanggar dan penghargaan kepada penaat.

⚠️

Temukan kesalahan penulisan?
Mohon bantu kami menjaga kesucian teks dengan melapor melalui Halaman Hubungi Kami.

Al-Lail Ayat 15

لَا يَصْلٰىهَآ اِلَّا الْاَشْقَىۙ 15
Lā yaṣlāhā illal-asyqā.
Tidak masuk ke dalamnya kecuali orang yang paling celaka,
Tafsir:

Itulah neraka yang hanya dimasuki dan dirasakan panasnya oleh orang yang paling celaka.

⚠️

Temukan kesalahan penulisan?
Mohon bantu kami menjaga kesucian teks dengan melapor melalui Halaman Hubungi Kami.

Al-Lail Ayat 16

الَّذِيْ كَذَّبَ وَتَوَلّٰىۗ 16
Allażī każżaba wa tawallā.
yang mendustakan (kebenaran) dan berpaling (dari keimanan).
Tafsir:

Mereka itulah orang yang mendustakan kebenaran yang datang dari Allah dan berpaling dari iman kepada-Nya.

⚠️

Temukan kesalahan penulisan?
Mohon bantu kami menjaga kesucian teks dengan melapor melalui Halaman Hubungi Kami.

Al-Lail Ayat 17

وَسَيُجَنَّبُهَا الْاَتْقَىۙ 17
Wa sayujannabuhal-atqā.
Akan dijauhkan darinya (neraka) orang yang paling bertakwa,
Tafsir:

Dan sebaliknya, akan selamat dari neraka itu dijauhkan darinya orang yang paling bertakwa sebagai penghargaan iman dan amal salehnya.

⚠️

Temukan kesalahan penulisan?
Mohon bantu kami menjaga kesucian teks dengan melapor melalui Halaman Hubungi Kami.

Al-Lail Ayat 18

الَّذِيْ يُؤْتِيْ مَالَهٗ يَتَزَكّٰىۚ 18
Allażī yu'tī mālahū yatazakkā.
yang menginfakkan hartanya (di jalan Allah) untuk membersihkan (diri dari sifat kikir dan tamak).
Tafsir:

Dia itulah orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah untuk membersihkan dirinya dari kekikiran, ketamakan, dan sifat buruk lainnya.

⚠️

Temukan kesalahan penulisan?
Mohon bantu kami menjaga kesucian teks dengan melapor melalui Halaman Hubungi Kami.

Al-Lail Ayat 19

وَمَا لِاَحَدٍ عِنْدَهٗ مِنْ نِّعْمَةٍ تُجْزٰىٓۙ 19
Wa mā li'aḥadin ‘indahū min ni‘matin tujzā.
Tidak ada suatu nikmat pun yang diberikan seseorang kepadanya yang harus dibalas,758)
Tafsir:

Dan tidak ada seorang pun memberikan suatu nikmat atau jasa padanya yang harus dibalasnya. Dia tidak berinfak hanya karena hendak membalas budi baik orang lain kepadanya, melainkan berinfak dengan tulus dan ikhlas.

⚠️

Temukan kesalahan penulisan?
Mohon bantu kami menjaga kesucian teks dengan melapor melalui Halaman Hubungi Kami.

Al-Lail Ayat 20

اِلَّا ابْتِغَاۤءَ وَجْهِ رَبِّهِ الْاَعْلٰىۚ 20
Illabtigā'a wajhi rabbihil-a‘lā.
kecuali (dia memberikannya semata-mata) karena mencari keridaan Tuhannya Yang Maha Tinggi.
Tafsir:

Dia tidak berinfak demi manusia, tetapi berinfak semata karena mencari keridaan Tuhannya yang Mahatinggi. Allah sangat senang kepada orang yang tulus dan ikhlas dalam berinfak maupun ibadah lainnya.

⚠️

Temukan kesalahan penulisan?
Mohon bantu kami menjaga kesucian teks dengan melapor melalui Halaman Hubungi Kami.

Al-Lail Ayat 21

وَلَسَوْفَ يَرْضٰى ࣖ 21
Wa lasaufa yarḍā.
Sungguh, kelak dia akan mendapatkan kepuasan (menerima balasan amalnya).
Tafsir:

Dan niscaya kelak dia akan mendapat kesenangan yang sempurna dari Allah sebagai balasan atas ketulusannya. Allah memperlakukannya dengan baik, memasukkanya ke surga yang penuh nikmat, dan mempersilakannya bertemu dan melihat Allah.

⚠️

Temukan kesalahan penulisan?
Mohon bantu kami menjaga kesucian teks dengan melapor melalui Halaman Hubungi Kami.

📢 Maklumat Pembaca

Mohon teliti dalam membaca. Jika menemukan kesalahan penulisan ayat/harakat, silakan lapor melalui Halaman Hubungi Kami demi menjaga kesucian teks.